Sri Sultan ‘Alauddin Ri’ayah Syah (Meuseuraya SMA 5 Lhokseumawe)

Sri Sultan ‘Alauddin Ri’ayah Syah (Meuseuraya SMA 5 Lhokseumawe)



SEBANYAK 23 siswa SMAN 5 Kota Lhokseumawe menggelar meuseraya atau pembersihan makam dan penataan kembali nisan-nisan di komplek makam Tgk. Bak Lembee di Gampong Ulee Kareung, Indra Puri, Kabupaten Aceh Besar, Minggu 21 Desember 2014. Kegiatan ini melibatkan warga setempat dan puluhan pemuda peduli sejarah Aceh lainnya. Ini merupakan kegiatan rutin tiap Minggu-nya dibawah koordinasi tim dari Mapesa dan Cisah.



Komplek makam ini adalah pusara Sultan Alauddin Riayat Syah. Dari beberapa literatur Sultan Alauddin Riayat Syah memerintah di Kesultanan Aceh Darussalam pada era abad-16, besar kemungkinan Sultan Alauddin Riayat Syah yang dimakamkan di Gampong Ulee Kareueng ini adalah kakek dari Sultan Iskandar Muda Jauhan Berdaulat. Di kepala nisan terpahat tulisan dalam aksara jawi yang berbunyi “Sri Sulthan ‘Alauddin Ri’ayah Syah Dhzilullahi Fil’alam, min hijratunnabi shallallahu ‘alaihi wasallam sembilan ratus sembilan puluh tiga tahun (993 H/1585 H).



Hampir semua pusara di area ini merupakan para tokoh-tokoh besar Kerajaan Aceh Darussalam abad-16.



Setelah selesai meuseuraya di komplek makam tgk. Bak Lembee, rombongan juga menziarahi makam kandang XII komplek Keraton Banda Aceh serta berziarah  ke komplek  Makam Meurah Dua di Desa Ulee Lueng, Darul Imarah, Aceh  Besar.